This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 15 Agustus 2014

Suara Malam

Suara Malam

Karya : Dessy Juniarti Sp

Di tengah cahaya malam
Bintang-bintang berkejora
Menjadi saksi hati kegundahan
Mengharap alunan kedamaian

Rembulan pun tersenyum malu
menyelimuti kesunyianku
Angin-Angin yang berhembus
ku hanya terdiam dan terpaku

Hari nan berliku
bak badai menerjang
derai air mata bercucuran
merintih kesakitan

Ya Allah yang Maha Kuasa
bimbinglah hamba-Mu
berikan Hamba Cahaya
Cinta dan Kasih Mu


 

Senin, 11 Agustus 2014

Gagal Adalah Cerminan

Gagal adalah Cerminan

kegagalan adalah bukan akhir segalanya.
sahabat setiaku, sesungguhnya kegagalan adalah cerminan buat kita.
 saat kita melangkah menggapai apa yang kita inginkan
saat itulah kita membuka masalah

dalam sebuah perjalanan itu penuh lika-liku dan misteri
kemana kita melangkah cuma kitalah yang tahu
di kala kita merintih
kaki kian rapuh
hanya lantunan doalah yang mengiringi kita

namun, kita hanyalah seorang hamba yang tak sempurna
di kala itulah kita membutuhkan pertolongan.
ibarat kita terjatuh dalam jurang...
berharap ada ranting-ranting untuk kita berpegangan

sahabatku jangan pernah bersedih dan menyerah
walaupun kita terpontang-panting tak terarah
sesungguhnya Allah akan selalu ada bua kita.

niatkan hati dan tekadkan langkah.
kegagalan bukan akhir segalanya
kegagalan adalah cerminan masa depan kita
air mengalir tak ada tepinya
begitu juga dengan kita
tanamkan keteguhan dan semngat jiwa
yakinlah kita bisa menemukan kebahagian kita 

Selasa, 25 Februari 2014

TUTORIAL MERAKIT KOMPUTER

TUTORIAL MERAKIT KOMPUTER

Senin, 17 Februari 2014

PERAKITAN KOMPUTER

Selanjutnya untuk merakit komputer personal anda dapat mengikuti langkah-langkah sebagai berikut :
1)    Ambil motherboard dan letakkan di tempat yang aman. Persiapkan peralatan dan buku manual dari masing komponen PC. Baut motherboard dengan papan casing, sehingga akan lebih kuat dan aman.
 

2)    Pasanglah processor pada tempatnya (soket-nya) perhatikan tanda pada processor harus ditempatkan sesuai dengan tanda yang ada pada soket tersebut (tidak boleh terbalik). Kuncilah tangkai pengunci yang biasanya terdapat disisi soket processor. Perhatikan kode titik atau sisi processor dengan bentuk miring merupakan petunjuk agar bagian processor itu dipasang pada bagian slot yang memiliki tanda sama. Bacalah dengan baik manual processor dari pabriknya Apabila anda kurang hati-hati atau terbalik memasang processor ini bisa berakibat fatal. Bila anda ragu sebaiknya pada saat membeli motherboard bisa anda tanyakan kepada penjualnya. Kemudian pasanglah kipas pendingin diatasnya. Pada produk processor terakhir sudah dilengkapi dengan kipas pendingin.




3)    Pasanglah memori RAM pada tempatnya dengan baik, perhatikan sudut memori yang biasanya berlekuk harus ditempatkan pada tempatnya secara hati-hati. Apabila anda terbalik memasangnya, maka memori akan sulit dimasukan. Pada jenis memori SDRAM, dudukan memori di motherboard memiliki pengunci yang akan bergerak mengunci bersamaan dengan masuknya memori ke dalamnya.
 
     

4)    Masukan motherboard ke dalam cashing (kotak komputer), kaitkanlah pengait plastik yang biasa disediakan oleh pabrik cashing, ke dalam lubang yang terdapat pada motherboard. Pada sudut yang memungkinkan anda tempatkan baut, bautlah motherboard tersebut pada cashing untuk menghindarkan terjadinya pergeseran motherboard pada waktu anda memindah-mindahkan CPU nantinya. Sebaiknya hati-hati memasang motherboard pada cashing karena bentuknya tipis kecil dan memiliki rangkaian elektronik yang rumit.
 


5)    Pasanglah kabel khusus catu daya motherboard yang ada pada prower suply (biasanya dituliskan P8 dan P9), kabel berwarna hitam dari kedua konektornya harus dipasang berdampingan. Apabila anda mempergunakan jenis motherboard jenis ATX, pasanglah kabel power khusus tersebut pada slot power khusus ATX yang terdapat pada motherboard tersebut.
 


6)    Pasanglah hard disk, floppy drive pada tempat yang telah tersedia dalam cashing CPU, kencangkan dudukannya dengan baut secara hati-hati. Bila ada CD ROM drive, pasangkan pula alat ini secara hati-hati dan dikencangkan dengan baut. Perlu diperhatikan untuk CD-ROM dan hard disk jumper terpasang dengan benar, karena akan mengindentifikasikan sebagai master atau slave, akrena jika salah hard disk atau CD-ROM tidak akan terdeteksi.
 

 

7)    Sambungkan kabel dari power suply ke slot power yang terdapat di hard disk, flopy drive dan CD ROM drive. Perhatikan sudut konektor plastiknya pada kabel tersebut biasanya sudah dirancang pas sesuai dengan dudukan yang terdapat pada hard disk, flopy drive atau CD ROM drive. Bila anda memasang konektor ini terbalik, maka pada saat anda memasukan konektor tersebut akan terasa sedikit sulit. Segeralah cabut konektornya dan masukan kembali pada posisi yang tepat.
 


8)    Sambungkan kabel pita (kabel data) pada dudukan hard disk, flopy drive dan CD ROM drive. Kabel ini berfungsi untuk menghubungkan peralatan tersebut ke motherboard. Perhatikan sisi kabel berwarna merah harus ditempatkan pada kaki nomor satu (lihat keterangan yang dituliskan pada hard disk atau flopy drive ataupun CD ROM drive). Bila terbalik memasangnya komputer tidak akan bekerja baik dan dapat merusakan peralatan-peralatan tersebut. Kabel yang terpasang ke flopy drive lebih sempit bila dibandingkan kabel penghubung hard disk ataupun CD ROM drive. Kabel penghubung hard disk dan CD ROM drive sama ukurannya. Untuk kabel Pita strip merah pada pinggir kabel menandakan no:1.
 

9)    Sambungkan kabel dari flopy drive ke slot untuk flopy drive, demikian pula sambungkan kabel dari hard disk ke slot IDE nomor 1, dan kabel dari CD ROM ke slot IDE nomor 2. Perhatikan juga agar sisi kabel berwarna merah harus menempati kaki nomor satu pada tiap slot. Anda bisa melihat keterangan yang tertulis di motherboard ataupun di manual motherboard.
 

10)    Pasanglah VGA card pada slotnya, bila anda memiliki card dari jenis ISA, anda harus menempatkan card tersebut pada ISA slot bus di motherboard. Bila anda memiliki card VGA jenis PCI, anda harus pasangkan card tersebut pada slot bus PCI di motherboard. Tetapi jika VGA berupa VGA onboard, tinggal mengatur dalam BIOS.
 

11)    Pasang expansion card tambahan pada PCI maupun ISA. Expansion card dapat berupa LAN card sound card , TV tunner card, video capture dan lain-ain. Setelah itu kencangkan dengan baut denag dudukan casing PC.

12)    Hubungkan konektor kabel penghubung tombol "Reset" ke pin "Reset" yang terdapat pada motherboard. Hubungkan pula konektor kabel penghubung speaker ke pin bertuliskan speaker yang ada pada motherboard. Sering ditulis dengan kode LS. Beberapa cashing telah dilengkapi pula kabel lampu indikator berikut kabel penghubungnya lengkap dengan konektornya agar perakit komputer tinggal menghubungkan saja ke motherboard.
 

13)    Pasanglah kabel data dari monitor ke slot yang terdapat di card VGA, perhatikan konektornya memiliki 3 deretan kaki yang tersusun rapi, dengan konektor berbentuk trapesium.
14)    Pasangkan konektor keyboard ke slot keyboard yang terdapat di motherboard. Dan perangkat yang lain.
 

15)    Pasangkan kabel listrik (power) dari layar monitor ke slot power yang terdapat di bagian belakang power suply yang telah terpasang pada cashing CPU. Bila konektornya tidak cocok, anda dapat memasang kabel listrik tersebut ke jala-jala listrik rumah anda. Anda akan membutuhkan T konektor untuk membagi listrik ke monitor dan CPU yang anda rakit. Pasangkan kabel listrik untuk CPU ke slot yang terdapat pada power suply di bagian belakang cashing CPU.
 

Sekarang anda telah berhasil merakit sebuah Personal Komputer, tetapi anda belum bisa mempergunakan komputer tersebut. Anda masih harus mengatur program BIOS, dan memasang (menginstal) program sistem operasi dan program aplikasi ke dalam hard disknya.
Sebelum anda mengatur program BIOS, anda cek kembali semua langkah yang telah anda lakukan tadi. Perhatikan posisi "jumper" jangan ada yang salah, demikian pula processor dan RAM serta kabel-kabel penghubung hard disk, flopy drive dan CD ROM drive. Setelah anda yakin benar dan sudah sesuai dengan keterangan yang tercantum dalam manual pabrik dari setiap peralatan tadi. Anda bisa melakukan pengaturan program BIOS.

pengenalan pesan / peringatan kesalahan saat pada PC melalui Post


POST (Power On Self Test) adalah test yang dilakukan oleh PC untuk mengechek fungsi-fungsi komponen pendukung PC apakah bekerja dengan baik. POST dilakukan pada saat Booting. melalu POST PC akan memberikan pesan kesalahan dalam bentuk suara. POST memungkin user untuk mendeteksi, mengisolasi, menentukan kesalahan sehingga dapat memperbaiki penyimpanan atau kerusakan yang terjadi pada pc.

1. Prosedur POST

dilakukan saat booting, proses ini dilakukan oleh BIOS. berikut ini urutan prosedurnya :

  • test power supply ditandai dengan lampu power hidup dan kipas pendingan berputar
  • melakukan reset secara otomatis terhadap kerja CPU oleh sinyal power good
  • pengechekan terhadap Bios dan Isinya.
  • pengechekan CMOS
  • melakukan pengechekan CPU Timer
  • memory 16 kb harus tersedia dan dapat dibaca
  • pengechekan I/O controller dan bus controller.

2. pesan peringatan kesalahan POST

permasalahan yang muncul adalah sebagai berikut :

  •  cpu dan monitor mati, tidak ada beep=instalasi fisik ketegangan listrik AC 110/220v dan power supply
  • cpu hidup monitor mati,tidak ada beep=installasi kabel dari VGA card ke monitor dan Monitor itu sendiri
  • cpu hidup, monitor mati, ada beep=disesuaikan dengan beep

jenis-jenis kode beep bios:

a. kode beep award bios

  • 1 beep pendek=pc dalam keadaan baik
  • 1 beep panjang=problem memori
  • 1 beep panjang, 2 beep pendek=kerusakan di modul DRAM pariti
  • 1 beep panjang, 3 beep pendek=kerusakan dibagian VGA
  • beep terus-menerus=kerusakan di modul memori atau memori video

b. kode beep ami bios

  • 1 beep pendek=DRAM gagal merifresh
  • 2 beep pendek=sirkuit gagal mengechek keseimbangan DRAM pariti
  • 3 beep pendek=bios gagal mengakses memory 64kb pertama
  • 4 beep pendek=timer pada sistem gagal bekerja
  • 5 beep pendek=motherboard tidak dapat menjalankan processor
  • 6 beep pendek=controlel pada keyboard tidak dapat berjalan dengan baik
  • 7 beep pendek=video mode eror
  • 8 beep pendek=test memory VGA gagal
  • 9 beep pendek=chek SUM eror ROM bios bermasalah
  • 10 beep pendek=CMOS shutdown read/write mengalami eror
  • 11 beep pendek=chace memory eror
  • 1 beep panjang 3 beep pendek=convensional/extended memory
  • 1 beep panjang 8 beep pendek=test tampilan gambar gagal


c. kode beep IBM bios

  • tidak ada beep=power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang
  • 1 beep pendek=normal post dan pc dalam keadaan baik
  • beep terus-menerus=power supply rusak card monitor/RAM tidak terpasang
  • beep pendek berulang-ulang=power supply rusak card monitor/RAM tidak terpasang
  • 1 beep panjang 1 beep pendek=masalah motherboard
  • 1 beep panjang 2 beep pendek=masalah bagian VGA card(mono)
  • 1 beep panjang 3 beep pendek=masalah bagian VGA card(EGA)
  • 3 beep panjang=keyboard eror
  • 1 beep, blank monitor=VGA card sirkuit

Senin, 10 Februari 2014

Blog Pemula: IGOS Nusantara (IGN)

Blog Pemula: IGOS Nusantara (IGN): IGOS Nusantara (IGN) - Linux Bangsa Indonesia (Bangga!) IGOS Nusantara  disingkat IGN adalah sistem operasi dengan perangkat lu...

Sabtu, 11 Januari 2014

SINTAK DASAR TURBO PASCAL


Statemen-statemen ( Sintak-Sintak ) pada Turbo Pascal

Nah, sekarang anda sudah masuk ke bab statement pemrograman ….selamat mencoba… Reserved Word Reserved Word adalah kata-kata baku yang digunakan dalam program dan sudah terintergrated dalam pascal dan juga mempunyai bentuk serta kegunaan tertentu yang telah didefinisikan oleh Pascal. Reserved Word tidak boleh didefinisikan kembali oleh pemakai, sehingga tidak dapat digunakan sebagai pengenal (Identifier). Dalam bahasa pemrograman Pascal, beberapa Reserved Word dalam Pascal anatra lain:

AND DOWNTO IN OF STRING
ASM ELSE INHERITED OR THEN
ARRAY END INLINE PACKED TO
BEGIN EXPORTS INTERFACE PROCEDURE TYPE
CASE FILE LABEL PROGRAM UNIT
CONST FOR LIBRARY RECORD UNTIL
CONSTRUCTOR FUNCTION MOD REPEAT USES
DESTRUCTOR GOTO NIL SET VAR
DIV IF NOT SHL WHILE
DO IMPLEMENTATION OBJECT SHR WITH

Selain dari Reserved Word di atas, Turbo Pascal masih memiliki tambahan Reserved Word berikut:
ABSOLUTE ASSEMBLER () FAR FORWARD INDEX

Beberapa Statemen Turbo Pascal
Statemen adalah perintah untuk pengerjaan program pascal. Statemen terletak di bagian deklarasi statemen dengan diawali oleh kata cadangan BEGIN dan diakhiri dengan kata cadangan END. Akhir dari setiap statemen diakhiri dengan titik koma [;]. Statemen statemen dalam bahasa Pascal terdiri dari pernyataan yang berupa fungsi dan prosedur yang telah disediakan sebagai perintah standar Turbo Pascal.

1. Statemen-statemen yang digunakan untuk input/output.

# Read/Readln [prosedur]. Perintah ini digunakan untuk memasukkan [input] data lewat keyboard ke dalam suatu variabel.
Sintaks: Read/Readln(x); (ingat, selalu diakhiri dengan titik koma [;])
Keterangan : x = variabel.
Read = pada statemen ini posisi kursor tidak pindah ke baris selanjutnya.
Readln = pada statemen ini posisi kursor akan pindah ke baris selanjutnya setelah di input.

# ReadKey [fungsi]. Untuk pembacaan sebuah karakter dari keyboard. Tipe data yang dihasilkan adalah char.
Sintaks: ReadKey;

# Write/Writeln [prosedur]. Digunakan untuk menampilkan isi dari suatu nilai variable dilayar.
Sintaks: Write/Writeln(x);
Keterangan : x = variabel.
Write/Writeln= statement ini digunakan untuk mencetak variable ke dalam monitor
Contoh :
Program input;
Uses Crt;
Var nm : String;
npm : String;
Begin
Clrscr;
Writeln ('masukkan nama dan NPM ');
Writeln ('------------------------------');
Write ('nama anda : ');
Readln (nm);
Writeln ('NPM anda : ');
Readln (npm);
End.
Bila dijalankan hasilnya adalah:
masukkan nama dan NPM
------------------------------
nama anda : ( di input )
NPM anda : ( di input )

2. Statemen-statemen yang digunakan untuk pengaturan letak layar.

# ClrScr [prosedur]. Perintah ini digunakan untuk membersihkan layar.
sintaks: ClrScr; [Clear screen]

# GotoXY[prosedur]. Untuk menempatkan posisi kursor pada layar.
Sintaks: GotoXY(X, Y: Byte);
Keterangan : X = sumbu X (posisi horisontal)
Y = sumbu Y (posisi vertikal)

# DelLine [prosedur]. Untuk menghapus sebuah baris pada posisi kursor dan menaikkan baris-baris dibawahnya.
Sintaks: DelLine;

# InsLine [prosedur]. Untuk menyisipkan sebuah baris pada posisi kursor dan menggeser kebawah tampilan-tampilan baris dibawahnya.
Sintaks: InsLine;

# Delay [prosedur]. Untuk menghentikan sejenak proses program.
Sintaks: Delay (MS: Word);
Keterangan : variable MS = ukuran waktu dalam milisecond.
Contoh :
Program Layar;
Uses Crt;
Var x : Char;
Begin
ClrScr;
GotoXY(35,10);Writeln (‘I Love Dinda');
Write (tunggu sebentar...!!');
Delay (5000);
InsLine;
GotoXY (35,11);Writeln ('Bayi sehatku');
GotoXY(01,13);Writeln ('Tekan Enter !');
Delay(1000);
GotoXY(15,12);
DelLine;
Read(x);
End.
Hasilnya adalah :
I Love Dinda
Bayi sehatku
tunggu sebentar...!!
Tekan Enter !

3. Statemen yang digunakan untuk memanipulasi string.

# ConCat[fungsi]. Untuk menggabungkan 2 atau beberapa variabel string.
Sintaks: ConCat (s1 [,s2,...,sn]: String) : String;
contoh: ConCat ('ABC','DEF') { ABCDEF }

# Copy [fungsi]. Mengambil satu atau beberapa karakter dari sebuah string.
Sintaks: Copy (S,Index,Count) : String;
Keterangan : S = sebuah string (string).
Index = posisi awal kita akan mengambil beberapa karakter (integer)
Count = banyaknya karakter yang akan diambil (integer).

# Delete [prosedur]. Menghapus sebagian karakter dari sebuah string.
Sintaks: Delete (S,Index,Count);
Keterangan : sama dengan statemen Copy.

# Insert [prosedur]. Menyisipkan satu atau beberapa karakter ke dalam sebuah string.
Sintaks: Insert (Source,var S,Index);
Keterangan : Source = sumber string untuk disisipi (string)
var S = string tujuan yang akan disisipi oleh string Source (string)
Index = posisi mulai (integer).

# Length [fungsi]. Memberikan nilai panjang dari suatu string (jumlah karakter dalam string).
Sintaks: Length (S);
Keterangan : S = string
Length(S) menghasilkan nilai integer.

# Pos [fungsi]. Mencari posisi sebuah bagian string (substring) didalam sebuah string.
Sintaks: Pos (Substr,S); {menghasilkan nilai Byte}
Keterangan : Substr = substring yang akan dicari posisinya didalam sebuah string S. Bila bernilai 0 berarti nilai string yang dicari tidak ada.

# Str [prosedur]. Merubah nilai numerik ke dalam nilai string.
Sintaks: Str (N,S);
Keterangan :
N = data tipe integer,
S = data tipe string.

# Val [prosedur]. Merubah nilai string ke dalam nilai numerik.
Sintaks: Val (S,N,P);
Keterangan :
S = nilai string,
N = nilai real,
P = posisi salah.
Nilai string harus berisi angka, plus atau minus, bila tidak berarti kesalahan dan letak kesalahannya ditunjukkan oleh variabel posisi salah. Jika benar, maka nilai variabel tsb = 0 (nol).

# UpCase [fungsi]. Memberikan huruf kapital dari argumen.
Sintaks: UpCase (S);
Keterangan :
S = variabel bertipe karakter.
Contoh :
Program Man_String;
Uses Crt;
Var s : String;
l : Integer;
h : String;
Const a='Dinda';
b='Bayi ';
c='Sehatku';
Begin
ClrScr;
s:= ConCat (a,b,c);
Writeln (s);
Insert (' & ',s,6);
Writeln(s);
Delete (s,7,7);
Writeln (s);
h:=Copy (s,1,5);
Writeln (h);
l:= Length(s);
Writeln ('Panjangnya string S : ',l);
Writeln ('Posisi "Sehat" pada nilai S : ',POS('Sehat',s));
END.
Hasilnya adalah :
DindaBayiSehatku
Dinda & Bayi Sehatku
Dinda Sehatku
Dinda
Panjangnya string S : 16
Posisi "Sehat" pada nilai S : 7

4. Statemen-statemen untuk perhitungan aritmatik.

# Abs [fungsi]. Memberikan nilai mutlak dari suatu argumen.
Sintaks: ABS(x);

# ArcTan[fungsi]. Memberikan nilai dari fungsi arctangent dari perhitungan goniometri.
Sintaks: ArcTan (x); ‘dimana x dapat bertipe real atau integer dan akan menghasilkan nilai bertipe real.’

# Cos [fungsi]. Memberikan nilai dari fungsi Cosinus.
Sintaks: Cos (x);

# Exp [fungsi]. Menghitung nilai pangkat dari bilangan e (bilangan alam),yaitu sebesar x.
Sintaks: Exp (x); ‘x dapat bertipe real atau integer dan akan menghasilkan nilai bertipe real. ‘

# Frac [fungsi]. Untuk mendapatkan nilai pecahan dari suatu bilangan.
Sintaks: Frac (x); ‘Tipe dari x sama seperti yang diatas. ‘

# Int [fungsi]. Memberikan nilai integer (bilangan bulat) dari suatu variabel dengan membuang bilangan di belakang koma.
Sintaks: Int (X);

# Ln [fungsi]. Digunakan untuk menghitung nilai logaritma alam (natural logarithm) dari nilai x.
Sintaks: Ln (x);

# Sin [fungsi]. Memberikan nilai dari fungsi Sinus.
Sintaks: Sin (x);

# Sqr [fungsi]. Digunakan untuk menghitung nilai pangkat kuadrat dari suatu bilangan.
Sintaks: Sqr (x);
Tipe dari x bisa berupa real maupun integer. Dan hasilnya akan sama dengan tipe dari x.

# Sqrt (fungsi). Digunakan untuk menghitung nilai akar dari suatu bilangan.
Sintaks: Sqrt (x);
Contoh :
Program Aritmatik;
Uses Crt;
Var x : Real;
Begin
Clrscr;
Write('Masukkan nilai dari X = ');
Readln (x);
If x <0 x =" ',x:5:2);" eksponentialnya =" ',EXP(x):9:3);" alamnya =" ',LN(x):9:3);" integernya =" ',INT(x):5:2);" fraksionalnya =" ',FRAC(x):5:2);" dipangkatkan =" ',SQRT(x):9:3);" diakarkan =" ',SQRT(x):9:3);" sinus =" ',Sin(x):9:3);" cosinus =" ',Cos(x):9:3);" tangen =" ',ArcTan(x):9:3);" x =" -2.5" x =" 2.50" eksponensialnya =" 12,182" alamnya =" 0,196" integernya =" 2.00" fraksionalnya =" 0.50" dipangkatkan =" 6.250" diakarkan =" 1.581" sinus =" 0.598" cosinus =" -0.801" tangen =" 1.190"> 0,5 maka dibulatkan keatas.
contoh : Writeln('10/3 dibulatkan = ',Round(10/3));
hasilnya : 10/3 dibulatkan = 3

# TRUNC [fungsi]. Membulatkan kebawah data tipe real ke data tipe longint.
Sintaks: Trunc (x);
contoh : Writeln('20/3 dibulatkan kebawah = ',Trunc (20/3));
hasilnya : 20/3 dibulatkan kebawah = 6

6. Statemen-statemen untuk memanipulasi data.

# Pred [fungsi]. Memberikan nilai sebelum nilai argumen dalam urutannya dalam ASCII.
Sintaks: Pred (x);

# Succ [fungsi]. Memberikan nilai sesudah nilai argumen dalam urutannya dalam ASCII.
Sintaks: Succ (x);

# Inc[fungsi]. Menambah (increments) nilai suatu variabel.
Sintaks: Inc (x,i); {i >= 1}

# Dec [fungsi]. Mengurangi (decrements) nilai suatu variabel.
Sintaks: DEC(x,i); {i >=1}
Contoh :
Progam Man_Data;
Uses Crt;
Type
hari = (hr0,hr1,hr2,hr3,hr4,hr5,hr6,hr7)
Var
urutanhr : hari;
Const
namahr : Array [hr1..hr7] of String [6]=('Senin','Selasa','Rabu','Kamis','Jumat','Sabtu','Minggu');
Begin
Writeln('Daftar Nama Hari);
urutanhr := hr0;
While Urutanhr < hr7 DO
Begin
urutanhr := Succ(urutanhr);
Write('hari ke ',Ord(Urutanhr):2,' adalah ');
Writeln(namahr[urutanhr]);
End;
End.
hasilnya adalah :
Daftar Nama Hari
hari ke 1 adalah Senin
hari ke 2 adalah Selasa
hari ke 3 adalah Rabu
hari ke 4 adalah Kamis
hari ke 5 adalah Jumat
hari ke 6 adalah Sabtu
hari ke 7 adalah Minggu

7. Statemen-statemen tambahan (warna,suara dan window).

# TextColor [prosedur]. Untuk mengatur warna dari karakter-karakter di layar.
Sintaks: TextColor (color : Byte);
Catatan : untuk pilihan warna lihat pada buku Turbo Pascal yang anda miliki.
Daftar TextColor :
(2) Hijau Muda (3)Hijau pupus (4)Merah
(5)Ungu Tua (6) Kuning (7)Putih
(8)Biru Tua (9)Biru Cerah (10)Hijau Muda
(12)Merah Muda (13)Ungu Cerah (14)Kuning Muda
(15) Ungu Pupus (16)Hitam
Daftar TextColor dengan Blink :
(17)Biru Tua (18)Hijau Muda (19)Hijau Pupus
(20)Merah (21)Ungu Tua

# TextBackGround [prosedur]. Untuk mengatur warna latar belakang dari karakter-karakter dilayar.
Sintaks: TextBackGround (Color : Byte);

# Window [prosedur]. Untuk membuat suatu jendela (window) yang terletak pada layar.
Sintaks: Window (x1,x2,y1,y2 : Byte);
x1,x2 = kordinat kiri atas dengan nilai maksimal sesuai dengan mode layar.
y1,y2 = kordinat kanan bawah dengan nilai maksimal sesuai dengan mode layar.

# TextMode [prosedur]. Untuk mengatur lebar layar, 80 kolom atau 40 kolom.
Sintaks: TextMode(Mode: Byte);
Default = C80

# Sound [prosedur]. Untuk mengaktifkan suara (beep) pada internal speaker.
Sintaks: Sound (Hz : word);

komputer jaringan

Administrasi Server dalam Jaringan Bagaimana cara menjadi technical support yang handal, dalam sebuah perusahaan yang berskala menengah ke bawah ? Seperti yang kita tahu, perusahaan skala menengah minim akan budget IT, namun banyak juga perusahaan besar yang tidak menerapkan infrastruktur IT nya dengan baik sebagai technical support mungkin kira slalu merasa bingung, tidak ada masa depan, seperti tukang servis, dan kalimat lainya yang membuat kita jadi tidak bersemangat untuk bekerja dan berkarir melalui jalu tersebut. Jika sekarang dalam situasinya kita menjadi seorang support onsite, pada sebuah perusahaan, sanggupkah kita menjawab semua ini:  sanggup kah kita menghandle 100PC lebih ?  sanggpukah kita memaintain keseluruhanya ?  sanggupkah kita memaintain server dan aplikasinya ?  jika kita bekerja sendiri atau maksimal 2 orang ? kalau saya yang di berikan pernyataan seperti itu, saya akan bilang sanggup, karena saya mengikuti model infrastruktur IT seperti yang ada di bawah ini, dengan model ini diharapkan seorang teknikal support akan lepas dari rutinitas nya, dan bisa lebih bereksplorasi untuk memajukan sistem IT perusahaan, tampa harus terikat dengan rutinitas, dan meluangkan banyak waktu. 12 hal yang harus kita perhatikan adalah : 1. Sentralisasi Aplikasi Beberapa hal yang patut kita perhatikan untuk membuat sentralisasi aplikasi ini maksudnya adalah untuk memudahkan client pc memanfaatkan sumber daya secara bersama sama misalnya saja antivirus server. Membuat antivirus menjadi tersentral sangatlah baik untuk menghemat koneksi internet, sehingga, masing masing client pc tidak perlu mengupdate antivirus / antispywarenya langsung ke internet, cukup melalui server saja, walaupun begitu kita tidak harus membeli antivirus server, kita bisa pakai antivirus yang free (spt calmav, avg free, dsb), hanya saja kita perlu mengetahui skematik cara kerja proses update antivirus, dan kita bisa membuat batch file yang akan di letakan di schedule task client pc. Pada dasarnya, model kerja proses update antivirus itu mirip-mirip, ada yang def nya terdiri dari 1 file, 1 folder, ada yang beberapa file, ada yang di zip dsb, sehingga intinya kita hanya perlu mengkopikan definisi tersebut ke client pc, masalahnya kita perlu mencari tahu file-file apa saja yang di update oleh antivirus sewaktu dia sedang melakukan proses update koneksi ke internet, untuk mencari itu, gunakan software untuk memonitor file (ada banyak freeware di google, ketikan saja “file monitor” ) jadi, folder def antivirus itu bisa di share melalui jaringan, dan pc client bisa membuat map langsung ke folder tersebut, sehingga di pc client jangan lupa untuk memasukan batch file kedalam schedule task dan atur waktu update client tersebut. Untuk membuat map / tidak, hanya akan mempermudah proses pembuatan batch filenya saja, sedangkan untuk proses membuat batch file diperlukan kemampuan batch dos programming (windows) dan shell (dilinux), untuk lebih detail nya bisa merujuk ke artikel saya sebelumnya tentang batch file. Print Server Selain itu, kita bias membuat shared printer juga di server ini baik itu ke printer langsung ataupun ke pdf server, kita tinggal install aplikasinya dan share langsung, sehingga ini akan menghemat biaya untuk membeli print server yang bisa seharja 1 jt-an DHCP dan domain controller atau kalau komputernya memadai kita bisa buat dhcp server dan domain, built in di 1 tempat. 2. Data Center Untuk menghemat spesifikasi komputer dan menjaga keamanan data, sebaiknya di buat sebuah data center kecil atau bisa disebut juga dengan NAS ( Network Attach Storage) bentuk NAS ini ber variasi, ada yang built in, dan ada yang bikin sendiri, kalau mau bikin sendiri sangatlah mudah, bisa dengan windows ataupun dengan Linux, kalau windows memberikan kemudahan pengaturan hak akses untuk folder yang langsung terintegrasi dengan domain controller, begitu juga linux, mungkin kesulitanya terletak pada saat proses upgrade kita harus meng set mounting drive baru dan membuat samba lagi kedalam nya. Untuk membuat NAS ini gunakan saja PC dengan spesifikasi se adanya, dan di sesuaikan OS nya, kalau pentium 2, bisa pakai LINUX NAS LITE, atau kalau spesifikasinya lebih memadai dan ada licens windows 2000 bisa pakai Windows saja. Spec hardware Rekomendasi saya adalah: Pentium 3 processor 800 – 1ghz RAM 256 – 512mb SATA / PATA Controller Card (pci) Harddisk sebanyak2 nya (sesuaikan dengan kebutuhan anda) Ethernet card Windows 2000 Minimum Pentium 2 Ram 128 SATA / PATA Controller card (pci) Harddisk Ethernet card Linux NAS LITE untuk grafis nya, pilih yang ada saja, atau kalau mau mencari di toko, bisa memilih grafis seken yang paling murah, karna kita tidak membnutuhkan grafis yang memadai disini, onboard lebih bagus. sedangkan NAS yang built in sudah mulai banyak dipasarkan, dengan harga yang tidak begitu mahal, menyediakan berbagai interface USB, LAN, dan bahkan ada yang Sudah support dengan USB LAN dan FIREWIRE, dan ngga tanggung tanggung, ada juga yang didalamnya sudah ada disk nya, yang bisa di upgrade. biasanya untuk NAS box yang built in ini untuk mengkonfigurasinya melalui media web interface, core engine nya juga berbasis linux kok, biasanya di dalamnya sudah ada ftp server, web server, folder access management, dll, sebelum membeli cek dulu feature yang di butuhkan untuk ke depanya, supaya tidak menyesal di kemudian hari Selain itu, jangan letakan mp3 atau file streaming di dalam NAS ini, karena kinerjanya akan mengalami penurunan disaat banyak yang men streaming file, dan proses fragmentasi filenya pun akan cepat meningkat, dan kitapun akan kerepotan nantinya. Dengan menggunakan model seperti ini, ini akan menghemat disk yang ada di pc client, kalau kita merakit pc client kita bisa pilih disk yang 20Gb (kalau masih ada), karena untuk data mereka tidak perlu simpan di pc nya, sentral kan saja, akan lebih mudah. sehingga dengan adanya NAS ini kita bisa: menyimpan data dan hak aksesnya berdasarkan seseorang, group, dll Kita bisa meletakan aplikasi portabel untuk troubleshooting pc Menyimpan kumpulan driver / update dan patch os terbaru dan kesemuanya itutersentral 3. Backup Center Untuk backup center ini secara fungsional kita harus memilikinya, kita boleh gunakan NAS kita (limit budget) untuk itu atau kita membuat 1 NAS lagi yang isinya Backup data, Backup ini bisa juga di gunakan untuk membackup NAS yang sudah ada sebelumnya, maklum saja, kalau NAS nya berbasis Linux, dan di map oleh windows, pada saat terkena virus ini akan membahayakan data yang ada didalam NAS tersebut, jadi walau bagaimanapun backup ini sangat berperan penting. selain itu, data internal client pc pun butuh di backup, semisalnya tidak tertolong lagi dan harus di reformat, misalnya data outlook, profile, favorite, dsb, jadi kebutuhan backup ini sangatlah penting untuk kelangsungan kerja ruang lingkup sistem. jadi dapat disimpulkan fungsi utama dari backup ini adalah: Untuk membackup image. Image adalah replika sebuah partisi yang di kompress kedalam 1 file, Maksudnya adalah, buatlah sebuah image dari sebuah komputer yang baru di fresh install, masukan semua default software yang ada beserta konfigurasi nya, sebagai contoh: install lah pc baru yang kosong dengan aplikasi berikut drivers office antivirus antispyware codec printer image viewer pdf viewer win-amp firefox browser + plugin VNC Server ip Identify tools konfiguration file (misalnya, batch file untuk update antivirus, untuk backup data, untuk map network drive, dan lainya) lalu, gunakan norton ghost, untuk membuat image pada partisi tersebut, untuk proses pembuatanya bisa gunakan minipe windows live cd, nah nantinya file image itu dapat disimpan di dalam backup drive, dan pada saat ada pc yang komputernya tidak tertolong lagi, kita dapat mengembalikan pc dengan waktu yang sangat cepat tampa harus menginstall ulang, tentunya untuk memudahkan proses restorasi OS yang sudah rusak namun untuk itu kita harus membuat ftp server pada backup drive untuk memudahkan proses transfer file image ke komputer yang akan di restore. Untuk membackup file-file konfigurasi File-file penting user yang akan di reinstall ulang pc nya dapat disimpan disini batch, library, outlook pst, addressbook, favorite, dll. Untuk memabackup NAS Sebelumnya walau bagaimanapun data center adalah aset data yang harus di lindungi, karena semua user datanya tersimpan di dalam data center, sehingga backup NAS itu sendiri pun diperlukan, jika masing masing NAS (Data center dan Backup) terdapat service ftp di dalamnya kita bisa menggunakan FTP Synchronizer untuk membackup kedua server tersebut, atau dengan bacth file hanya dalam hitungan klik 4. Remote System Remote system akan sangat bermanfaat bagi para teknikal support yang memiliki klien pc yang agak banyak, ini akan menghindari masalah mondar mandir yang mungkin akan menjadi keluhan pada it tech support, sehingga untuk itu dengan adanya VNC server kita tinggal meremote pc client yang bermasalah, tampa harus mengunjungi pc tersebut, sungguh penghematan energi yang baik. Kita tinggal menerima telepon, mendengar keluhan, dan meminta ip addressnya berapa (jgn lupa meletakan program untuk menampilkan ip address di systray untuk memudahkan) dan kita tinggal kirim koneksi vnc ke user dan nanti nya user tersebut akan menerima popup akses untuk permintaan akses koneksi (hal ini patut di lakukan agar user merasa aman kalau pc nya tidak di remote secara silent), setelah di terima kita siap memperbaiki masalah. Untuk beberapa hal yang ridak bisa di remote barulah mau tidak mau kita harus datang ke onsite nya, untuk melihat masalahnya, misalnya tidak mau boot, blank screen, dan hardware error 5. Report dan Dokumentasi Setiap kasus yang / problem, baik atau yang sudah di selesaikan maupun yang belum, kita harus membuat laporanya, dan tindakanya, hal ini sangat penting untuk atasan kita, kalau kita kerja dengan baik dan ada laporanya. Selain itu, jika ingin lebih baik lagi, terapkan lah system ticketing untuk pekerjaan kita, sehingga hal ini memudahkan kita untuk membuat laporan laporan masalah dan kerusakan, namun untuk membuat sistem ini di perlukan web server apache, php dan mysql, kita bisa menggunakan server kita sebelumnya yang sudah ada untuk aplikasi ini, karena banyak sekali aplikasi ticketing yang beredar di sourceforge.net yang gratis dan bisa di gunakan dan di manfaatkan, yang di dalamnya sudah mencakup knowledbase ticket sistem, user profuile dan lainya, dan aplikasi ini kebanyakan berbasis web. Untuk server nya, secara instan bisa di install lewat windows dengan menggunakan xaamp atau appserv, begitu juga di linux. Apa kegunaan ticketing ini ? maksud dari ticketing adalah sebuah tiket ( tapi bukan tiket perjalanan ) yang di dalamnya menjelaskan status mengenai pekerjaan kita, dalam tiket tersebut terdapat dekripsi masalah yang kita hadapi, status nya bagaimana, pending, resolve, new, cancel ataupun close, sehingga dengan web base tiketing sistem ini, user bias lihat antrian nya, status masalahnya sampai dimana, kapan selsai nya, apa saja yang akan dikerjakan oleh IT berikutnya, progressnya gimana, sehingga IT tidak akan terkesan ngga kerja, dan laporan nya pun akan jelas. Jika tidak memungkinkan (atau terlalu rumit untuk dilaksanakan), kita bisa buat ticketing sendiri, dalam excel misalnya, dan kita bisa letakan di dalam NAS dimana akses nya untuk user lain hanya bisa Read saja, dan untuk memudahkan user tersebut, letakan saja shortcut di desktop yang akan mengarah ke NAS untuk melihat status tiket excel kita. Untuk hal hal yang memerlukan persetujuan atasan, misalnya saja penambahan harddisk, kalau ticket berbasis web sangatlah mudah, kita tinggal mengirimkan status tiket web ke atasan kita untuk di approve via e-mail, sedangkan jika menggunakan ticketing excel, kita bias mengirimkan e-mail dengan memberi links yang langsung mengarah ke ticket yang harus di approve oleh bos kita, dengan mereply e-mail kita. Sehingga dengan demikian sistem laporan kita akan menjadi bagus dan rapih. selain tiketing, kita juga harus mendokumentasi, dokumentasi ini di Indonesia adalah hal yang paling buruk dan banyak orang yang malas dengan mendokumentasi / men data. Yang harus kita dokumentasi adalah, masalah, jenis jenis masalah, dan cara menanganinya (kalau sudah di tangani) kita bisa simpan dixcel lagi, atau kalau dengan menggunakan sistem tiketing sudah ada di dalamnya langsung (jadi kita tidak perlu mengisi 2x), selain itu kita juga harus mendokumentasi konfigurasi sistem yang ada di kantor, mulai dari ip address, server, username tujuanya adalah, jika suatu saat kita tidak ada, ( cuti ) kita tidak akan di ganggu oleh telpon kantor, selain itu, jika kita men train karyawan baru, anggap lah tidak memadai skillnya, kita bisa berikan dokumentasi itu padanya untuk di pelajari atau jadi bahan acuan. beberapa field standar tiketing excel adalah: No kasus IP address Nama Problem Status Keterangan sedangkan untuk dokumentasi nya No dok Problem \ Solve Keterangan kita bisa update tiap bulan sebagai laporan hasil kerja kita kepada atasan. jika lebih kreatif, silahkan di kembangkan di excel dengan lebih baik, jika perlu di ms access. 6. Software Management Untuk mengatur pc agar seragam kita harus mem pack software software yang kita beli dengan baik, kita bisa meletakan software software tersebut kedalam data center kita, dan sebaiknya gunakanlah software yang sudah legal, atau setidaknya usahakan lah untuk menggunakan software yang free dahulu. Kita harus menentukan software apa apa saja yang akan di butuhkan oleh user standart misalnya saja office, 7zip, winamp, avg free, ms framework, ip tools, vnc, firefox, acrobat reader dsb Sehingga setiap client akan memiliki keseragaman sistem. dan untuk software yang sudah kita lisensi, simpanlah kedalam bagian report dan dokumentasi, mengenai register nya, product code nya,dll nya, sehingga data kita akan menjadi rapih dan teratur. Jika user meminta software tertentu kita bisa install kan lewat VNC Rekomendasi saya untuk Standar Office software adalah Windows. \ Office Acrobat reader antivirus \ antispyware image viewer codec VNC server ip systray tools YM Firefox Set Auto IP (dhcp) Set Auto Update antivirus dan antispy to server (batch to schedule task) Set Auto scan interval (batch to schedule task) Set AutoBackup UserProfile (batch to schedule task) Set Auto Map Network Drive Printer (batch) Set Join Domain Set to print server (batch) Set to print PDF Server (batch) that’s it, make as image, and deploy to all pc. 7. Live CD Terkadang live cd sangat kita butuhkan untuk menangani kasus OS yang bermasalah misalnya tidak mau boot, sehingga kita harus merestore OS tersebut, atau mengscan antivirus, atau juga membackup, untuk proses semacam itu kita bisa gunakan linux Live cd, atau windows live cd. Live cd adalah sebuah cd yang memungkinkan kita untuk merunning OS yang berasal dari CD, CD tersebut secara fisik akan membuat sebuah ram drive dan menempatkan sebagian data penting nya kedalam ramdrivenya dan kita bisa merunning OS dari CD tersebut tampa adanya OS kita, di dalamnya biasanya tedapat banyak utility yang sangat berguna untuk troubleshooting. Gunakanlah minipe MAS Edition, ataupun Linux Live CD untuk hal ini, akan sangat membantu kita. Jika komputer client tidak dilengkapi dengan cd rom, kita bias memindahkan live cd kita kedalam usb flashdisk 512-1gb dan kita bisa mem boot melalui usb itu (untung untung motherboardnya bisa boot via usb) 8. Portable Apps Software Ada banyak aplikasi portable yang bisa kita manfaatkan untuk mentroubleshoot masalah, software portable ini bisa kita simpan di NAS kita, dengan begitu, jika kita harus ke onsite, dan membutuhkan software khusus kita tidak harus membawa cd program atau usb yang berisi program, cukup bawa akses portable software tersebut dari jaringan dan semuanya selesai, beberapa aplikasi portable yang ada seperti contoh IP-Tools_SFX Network Scanner Angry IP scanner AdapterWatch xp-AntiSpy HDDlife portable Norton Disk Doctor portable Ultimate MBRGUI Sysinternals Process Explorer Dst jika ingin mencari portable software, ketikan saja “portable software” ke google, banyak sekali aplikasi yang dijadikan software, jika tidak menemukanya, silahkan e-mail ke saya, saya akan upload kan server saya secara cuma Cuma 9. Automation Untuk menghindari proses yang sama berulang ulang, silahkan buat automatisasinya, hal ini akan menghindarkan kita dari proses rutinitas yang akan membuat kita bosan dengan pekerjaan kita yang berulang ulang, misalnya saja update antivirus, update anti spy backup NAS ke Backup Drive backup data user ke backup drive memberi folder akses membuat user baru setting ip network auto shutdown pc client dan hal kecil lainya Semuanya bisa dilakukan secara otomatis melalui batch file windows xp atau shell scripting di linux, mengenai batch file windows xp, dapat di pelajari di tutorial saya sebelumnya tentang batch file. Kalau semuanya bisa dilakukan dengan 2x, bayangkan, begitu mudah nya kita mengelola ruang lingkup sistem komputer kita. 10. Spare Device Hal ini banyak yang di abaikan banyak perusahaan, tidak mau menyimpan spare device, kebanyakan perusahaan lebih memilih menunggu device yang rusak dan menunggu proses order dulu untuk menyelesaikanya, hal ini menyebabkan user kehilangan waktu kerja dan user akan mengalami kerugian efisiensi kerja, sehingga untuk itu seorang it technicall supportseharusnya menyimpan beberapa spare peralatan untuk mengganti device yang tiba tiba mengalami kerusakan sehingga akan menghilangkan downtime kerja user. Beberapa peralatan yang biasanya harus di spare untuk pc client yang rakitan: Harddisk RAM Ethernet card PowerSupply dan VGA Dan atur aja untuk jumlahnya masing masing, dan sekali lagi, semuanya terdata dan terdokumentasi. 11. R&D Dengan menggunakan Virtual Server Kira kira itulah yang media yang tepat untuk seorang teknikal support, dengan memiliki komputer dengan spek yang canggih ( ram, prosesor, dan harddisk yang besar ) memungkinkan kita untuk mengadakan research mengenai kebuthan kebutuhan yang kira kira nantinya akan di butuhkan untuk masa mendatang, karena walau bagaimanapun, perusahaan itu sudah seharusnya berkembang, bersamaan dengan berkembanganya perusahaan berkembang juga infrastruktur IT dari yang sederhana menjadi yang lebih kompleks lagi. Dengan adanya virtual server, kita bisa melakukan test server, bias melakukan test konfigurasi, test software, dan lainya, tampa harus mengganggu infrastruktur yang sudah kita buat sebelumnya, sehingga pekerjaan kita akan lebih nyaman dan lebih baik, dan kemampuan kita pun akan selalu ter update karena kita selalu memilki media untuk bereksperimen. Walaupun ini hanya eksperimen bukan berarti kita tidak mencantumkanya kedalam laporan, ini pun harus di buat, sebagai prestasi dari apa yang sudah kita developmen kan selama ini. 12. Internet gateway Khusus untuk internet gateway, kita bisa menggunakan router khusus atauserver khusus (bergantung dari koneksi ke luar nya apa), salah satu model internet gateway yang baik adalah filter lah port yang tidak di gunakan, gunakan saja port port yang sudah di tentukan, sehingga memudahkan kita untuk mengatur komputer user kita untuk terhindar dari trojan, spyware, dan program program penyusup lainya, sehingga dengan memfilter port akan meningkat kan kemanan sistem jaringan di perusahaan kita. Beberapa port yang biasanya di buka adalah http https ssh YM Pop Smtp dan port lainya Kita bisa menggunakan linux untuk router, atau kita bisa gunakan windows juga, semua itu bergantung dari kita, mana yang mudah untuk kita konfigurasi gunakanlah hal itu Dengan Mengimplementasikan model semacam ini, beban kerja teknikal support akan lebih ringan, lebih banyak waktu untuk membuat report, lebih banyak waktu untuk melakukan riset, lebih banyak waktu untuk melakukan hal yang lebih penting dengan meng automatisasi rutinitas, semoga membantu.