This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Selasa, 25 Februari 2014
Senin, 17 Februari 2014
PERAKITAN KOMPUTER
20.35
No comments
Selanjutnya untuk merakit komputer personal anda dapat mengikuti langkah-langkah sebagai berikut :
1) Ambil motherboard dan letakkan di tempat yang aman. Persiapkan peralatan dan buku manual dari masing komponen PC. Baut motherboard dengan papan casing, sehingga akan lebih kuat dan aman.
1) Ambil motherboard dan letakkan di tempat yang aman. Persiapkan peralatan dan buku manual dari masing komponen PC. Baut motherboard dengan papan casing, sehingga akan lebih kuat dan aman.
2) Pasanglah processor pada tempatnya (soket-nya) perhatikan tanda pada processor harus ditempatkan sesuai dengan tanda yang ada pada soket tersebut (tidak boleh terbalik). Kuncilah tangkai pengunci yang biasanya terdapat disisi soket processor. Perhatikan kode titik atau sisi processor dengan bentuk miring merupakan petunjuk agar bagian processor itu dipasang pada bagian slot yang memiliki tanda sama. Bacalah dengan baik manual processor dari pabriknya Apabila anda kurang hati-hati atau terbalik memasang processor ini bisa berakibat fatal. Bila anda ragu sebaiknya pada saat membeli motherboard bisa anda tanyakan kepada penjualnya. Kemudian pasanglah kipas pendingin diatasnya. Pada produk processor terakhir sudah dilengkapi dengan kipas pendingin.


3) Pasanglah memori RAM pada tempatnya dengan baik, perhatikan sudut memori yang biasanya berlekuk harus ditempatkan pada tempatnya secara hati-hati. Apabila anda terbalik memasangnya, maka memori akan sulit dimasukan. Pada jenis memori SDRAM, dudukan memori di motherboard memiliki pengunci yang akan bergerak mengunci bersamaan dengan masuknya memori ke dalamnya.


4) Masukan motherboard ke dalam cashing (kotak komputer), kaitkanlah pengait plastik yang biasa disediakan oleh pabrik cashing, ke dalam lubang yang terdapat pada motherboard. Pada sudut yang memungkinkan anda tempatkan baut, bautlah motherboard tersebut pada cashing untuk menghindarkan terjadinya pergeseran motherboard pada waktu anda memindah-mindahkan CPU nantinya. Sebaiknya hati-hati memasang motherboard pada cashing karena bentuknya tipis kecil dan memiliki rangkaian elektronik yang rumit.

5) Pasanglah kabel khusus catu daya motherboard yang ada pada prower suply (biasanya dituliskan P8 dan P9), kabel berwarna hitam dari kedua konektornya harus dipasang berdampingan. Apabila anda mempergunakan jenis motherboard jenis ATX, pasanglah kabel power khusus tersebut pada slot power khusus ATX yang terdapat pada motherboard tersebut.

6) Pasanglah hard disk, floppy drive pada tempat yang telah tersedia dalam cashing CPU, kencangkan dudukannya dengan baut secara hati-hati. Bila ada CD ROM drive, pasangkan pula alat ini secara hati-hati dan dikencangkan dengan baut. Perlu diperhatikan untuk CD-ROM dan hard disk jumper terpasang dengan benar, karena akan mengindentifikasikan sebagai master atau slave, akrena jika salah hard disk atau CD-ROM tidak akan terdeteksi.


7) Sambungkan kabel dari power suply ke slot power yang terdapat di hard disk, flopy drive dan CD ROM drive. Perhatikan sudut konektor plastiknya pada kabel tersebut biasanya sudah dirancang pas sesuai dengan dudukan yang terdapat pada hard disk, flopy drive atau CD ROM drive. Bila anda memasang konektor ini terbalik, maka pada saat anda memasukan konektor tersebut akan terasa sedikit sulit. Segeralah cabut konektornya dan masukan kembali pada posisi yang tepat.

8) Sambungkan kabel pita (kabel data) pada dudukan hard disk, flopy drive dan CD ROM drive. Kabel ini berfungsi untuk menghubungkan peralatan tersebut ke motherboard. Perhatikan sisi kabel berwarna merah harus ditempatkan pada kaki nomor satu (lihat keterangan yang dituliskan pada hard disk atau flopy drive ataupun CD ROM drive). Bila terbalik memasangnya komputer tidak akan bekerja baik dan dapat merusakan peralatan-peralatan tersebut. Kabel yang terpasang ke flopy drive lebih sempit bila dibandingkan kabel penghubung hard disk ataupun CD ROM drive. Kabel penghubung hard disk dan CD ROM drive sama ukurannya. Untuk kabel Pita strip merah pada pinggir kabel menandakan no:1.
9) Sambungkan kabel dari flopy drive ke slot untuk flopy drive, demikian pula sambungkan kabel dari hard disk ke slot IDE nomor 1, dan kabel dari CD ROM ke slot IDE nomor 2. Perhatikan juga agar sisi kabel berwarna merah harus menempati kaki nomor satu pada tiap slot. Anda bisa melihat keterangan yang tertulis di motherboard ataupun di manual motherboard.
10) Pasanglah VGA card pada slotnya, bila anda memiliki card dari jenis ISA, anda harus menempatkan card tersebut pada ISA slot bus di motherboard. Bila anda memiliki card VGA jenis PCI, anda harus pasangkan card tersebut pada slot bus PCI di motherboard. Tetapi jika VGA berupa VGA onboard, tinggal mengatur dalam BIOS.

11) Pasang expansion card tambahan pada PCI maupun ISA. Expansion card dapat berupa LAN card sound card , TV tunner card, video capture dan lain-ain. Setelah itu kencangkan dengan baut denag dudukan casing PC.

12) Hubungkan konektor kabel penghubung tombol "Reset" ke pin "Reset" yang terdapat pada motherboard. Hubungkan pula konektor kabel penghubung speaker ke pin bertuliskan speaker yang ada pada motherboard. Sering ditulis dengan kode LS. Beberapa cashing telah dilengkapi pula kabel lampu indikator berikut kabel penghubungnya lengkap dengan konektornya agar perakit komputer tinggal menghubungkan saja ke motherboard.

13) Pasanglah kabel data dari monitor ke slot yang terdapat di card VGA, perhatikan konektornya memiliki 3 deretan kaki yang tersusun rapi, dengan konektor berbentuk trapesium.
14) Pasangkan konektor keyboard ke slot keyboard yang terdapat di motherboard. Dan perangkat yang lain.
15) Pasangkan kabel listrik (power) dari layar monitor ke slot power yang terdapat di bagian belakang power suply yang telah terpasang pada cashing CPU. Bila konektornya tidak cocok, anda dapat memasang kabel listrik tersebut ke jala-jala listrik rumah anda. Anda akan membutuhkan T konektor untuk membagi listrik ke monitor dan CPU yang anda rakit. Pasangkan kabel listrik untuk CPU ke slot yang terdapat pada power suply di bagian belakang cashing CPU.

Sekarang anda telah berhasil merakit sebuah Personal Komputer, tetapi anda belum bisa mempergunakan komputer tersebut. Anda masih harus mengatur program BIOS, dan memasang (menginstal) program sistem operasi dan program aplikasi ke dalam hard disknya.
Sebelum anda mengatur program BIOS, anda cek kembali semua langkah yang telah anda lakukan tadi. Perhatikan posisi "jumper" jangan ada yang salah, demikian pula processor dan RAM serta kabel-kabel penghubung hard disk, flopy drive dan CD ROM drive. Setelah anda yakin benar dan sudah sesuai dengan keterangan yang tercantum dalam manual pabrik dari setiap peralatan tadi. Anda bisa melakukan pengaturan program BIOS.
20.21
No comments
pengenalan pesan / peringatan kesalahan saat pada PC melalui Post
POST (Power On Self Test) adalah
test yang dilakukan oleh PC untuk mengechek fungsi-fungsi komponen
pendukung PC apakah bekerja dengan baik. POST dilakukan pada saat
Booting. melalu POST PC akan memberikan pesan kesalahan dalam bentuk
suara. POST memungkin user untuk mendeteksi, mengisolasi, menentukan
kesalahan sehingga dapat memperbaiki penyimpanan atau kerusakan yang
terjadi pada pc.
1. Prosedur POST
dilakukan saat booting, proses ini dilakukan oleh BIOS. berikut ini urutan prosedurnya :
- test power supply ditandai dengan lampu power hidup dan kipas pendingan berputar
- melakukan reset secara otomatis terhadap kerja CPU oleh sinyal power good
- pengechekan terhadap Bios dan Isinya.
- pengechekan CMOS
- melakukan pengechekan CPU Timer
- memory 16 kb harus tersedia dan dapat dibaca
- pengechekan I/O controller dan bus controller.
2. pesan peringatan kesalahan POST
permasalahan yang muncul adalah sebagai berikut :
- cpu dan monitor mati, tidak ada beep=instalasi fisik ketegangan listrik AC 110/220v dan power supply
- cpu hidup monitor mati,tidak ada beep=installasi kabel dari VGA card ke monitor dan Monitor itu sendiri
- cpu hidup, monitor mati, ada beep=disesuaikan dengan beep
jenis-jenis kode beep bios:
a. kode beep award bios
- 1 beep pendek=pc dalam keadaan baik
- 1 beep panjang=problem memori
- 1 beep panjang, 2 beep pendek=kerusakan di modul DRAM pariti
- 1 beep panjang, 3 beep pendek=kerusakan dibagian VGA
- beep terus-menerus=kerusakan di modul memori atau memori video
b. kode beep ami bios
- 1 beep pendek=DRAM gagal merifresh
- 2 beep pendek=sirkuit gagal mengechek keseimbangan DRAM pariti
- 3 beep pendek=bios gagal mengakses memory 64kb pertama
- 4 beep pendek=timer pada sistem gagal bekerja
- 5 beep pendek=motherboard tidak dapat menjalankan processor
- 6 beep pendek=controlel pada keyboard tidak dapat berjalan dengan baik
- 7 beep pendek=video mode eror
- 8 beep pendek=test memory VGA gagal
- 9 beep pendek=chek SUM eror ROM bios bermasalah
- 10 beep pendek=CMOS shutdown read/write mengalami eror
- 11 beep pendek=chace memory eror
- 1 beep panjang 3 beep pendek=convensional/extended memory
- 1 beep panjang 8 beep pendek=test tampilan gambar gagal
c. kode beep IBM bios
- tidak ada beep=power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang
- 1 beep pendek=normal post dan pc dalam keadaan baik
- beep terus-menerus=power supply rusak card monitor/RAM tidak terpasang
- beep pendek berulang-ulang=power supply rusak card monitor/RAM tidak terpasang
- 1 beep panjang 1 beep pendek=masalah motherboard
- 1 beep panjang 2 beep pendek=masalah bagian VGA card(mono)
- 1 beep panjang 3 beep pendek=masalah bagian VGA card(EGA)
- 3 beep panjang=keyboard eror
- 1 beep, blank monitor=VGA card sirkuit
Senin, 10 Februari 2014
Blog Pemula: IGOS Nusantara (IGN)
20.55
No comments
Blog Pemula: IGOS Nusantara (IGN): IGOS Nusantara (IGN) - Linux Bangsa Indonesia (Bangga!) IGOS Nusantara disingkat IGN adalah sistem operasi dengan perangkat lu...
Langganan:
Postingan (Atom)










